Concept novel by: Dian
Muller
Ketika Cinta Datang Terlambat
“Kau hadir dan hatiku
tercuri kembali”.
– Hedi pada Diana-
Part 1: dongeng cinta kecilku telah dihidupkan
oleh dongeng cinta perempuan lain.
Part
2: kutemukan nyata bahwa bersenda gurau denganmu adalah bahagiaku.
Part
3: cinta yang terlalu lama layu, kini mekar bersemi karena hatimu menyiramnya.
Part
4: telah kutemukan satu sayapku, bersama sayapmu aku bisa terbang.
Part
5: bersamamu, tak hanya ingin terbang menuju kursi suci, namun juga terbang
menuju surga-Nya.
Part
6: diujung jalan terlihat kerapuhan cinta dan kelemahan kasih, namun malaikat
kecil menguatkanku.
Part
7: tatapanmu membasuh luka ku disaat sayatan menggoreskan hati.
Part
8: kala kegalauan menyentuh tak ada yang bisa ku lakukan selain bermesraan
dengan-Mu.
Part
9: cintaku terhalang kabut sebab keinginan hidup bersamamu hanyalah mimpi.
Sebuah ilusi yang tak nampak.
Part
10: masih bisakah aku hidup ditengah cinta yang kian memudar.
Part
11: sekalipun belati menghujam ragaku, mereka takkan mampu mewakili perihnya
hati.
Part
12: hatimu masih dalam genggaman dan tak bisa ku kembalikan.
Part
13: wajahmu masih bisa kulihat meski ku menutup mata juga bisik cintamu yang
masih ku dengar meski samar.
Part
14: tak ku hiraukan duri yang menancap, sebab tulipmu mengisyaratkan kekuatan
cinta.
Part
15: cintamu menjadi semu dan kasihmu yang berlabuh entah dimana.
Part
16: kau masih saja bersembunyi dalam hati, bayangmu masih saja selalu
mengikuti, cintamu masih bisa kurasakan, itu karena namamu sudah sangat
terpahat.
Part
17: rindu, satu kata yang setiap hari aku lantunkan untukmu. Apa rindumu juga
tetap untukku?
Part
18: kau percaya pada takdir Tuhan? Jika memang kita tak berjodoh di dunia,
semoga Ia merestui kita di akhirat.
Part
19: walau hanya sekejap asalkan denganmu, aku bahagia.
Part
20: bila aku harus kembali. Pada-Mu lah sebaik-baik tempat kembali.
So sweeettttt aaaaakkkkkk >< ago just biar visa nangis bacanya wkwk
BalasHapusTypo bnyak bgt T.T *ayo buat biar bisa nangis bacanya....
BalasHapus